Contoh Puisi Tentang Alam Terbaik : Ciri-ciri, Cara Membuat dan Manfaat Puisi Alam

Puisi Tentang Alam
Puisi Tentang Alam Terbaik dan Terbaru

Puisi Tentang Alam - Halo, teman-teman! Apa kabar? Kali ini saya mau berbagi dengan kalian 10 puisi tentang alam yang saya tulis sendiri. 

Saya suka sekali menulis puisi karena bisa mengekspresikan perasaan dan pikiran saya dengan cara yang indah dan menyentuh. 

Saya juga suka sekali alam karena alam memberikan kita banyak hal yang berharga, seperti udara, air, tanah, tumbuhan, hewan, dan lain-lain. Alam juga bisa menginspirasi kita untuk menciptakan karya seni yang luar biasa.

Puisi Tentang Alam 

Berikut adalah 10 puisi tentang alam yang saya buat:

1. Puisi Tentang Alam: "Alam adalah Guru"

Alam adalah Guru

Alam adalah guru yang bijaksana

Dia mengajarkan kita tentang kehidupan

Dia memberikan kita pelajaran yang berharga

Tentang cinta, kasih sayang, dan pengorbanan


Alam adalah guru yang sabar

Dia tidak pernah marah atau mengeluh

Dia selalu memberikan kita kesempatan

Untuk belajar dari kesalahan dan memperbaiki diri


Alam adalah guru yang adil

Dia memberikan kita apa yang kita tanam

Dia tidak membeda-bedakan siapa kita

Dia hanya melihat apa yang kita lakukan


2. Puisi Tentang Alam: " Pohon"

Pohon adalah sahabat yang setia

Dia selalu ada di samping kita

Dia memberikan kita naungan dan perlindungan

Dari panas matahari dan hujan badai


Pohon adalah sahabat yang baik hati

Dia memberikan kita oksigen dan karbon dioksida

Dia memberikan kita buah dan bunga

Yang bisa kita makan dan nikmati


Pohon adalah sahabat yang berkorban

Dia rela menderita dan mati

Demi kepentingan kita manusia

Yang sering tidak menghargai dan merusaknya


3. Puisi Tentang Alam "Bintang"

Bintang adalah teman yang menyenangkan

Dia selalu bersinar di langit malam

Dia memberikan kita cahaya dan keindahan

Yang bisa kita lihat dan kagumi


Bintang adalah teman yang misterius

Dia menyimpan banyak rahasia dan cerita

Dia memberikan kita tanda dan petunjuk

Yang bisa kita baca dan pahami


Bintang adalah teman yang setia

Dia tidak pernah berubah atau hilang

Dia selalu menemani kita di setiap malam

Walau kadang kita tidak menyadari atau melupakannya


4. Puisi Tentang Alam: "Sungai"

Sungai adalah ibu yang penyayang

Dia memberikan kita air yang segar dan bersih

Dia memberikan kita ikan dan udang

Yang bisa kita tangkap dan santap


Sungai adalah ibu yang periang

Dia mengalir dengan riang dan ceria

Dia memberikan kita suara dan irama

Yang bisa kita dengar dan ikuti


Sungai adalah ibu yang kuat

Dia menghadapi banyak rintangan dan tantangan

Dia memberikan kita contoh dan motivasi

Untuk terus maju dan tidak menyerah


5. Puisi Tentang Alam: "Gunung"


Gunung adalah ayah yang gagah

Dia menjulang tinggi di atas bumi

Dia memberikan kita pemandangan dan panorama

Yang bisa kita nikmati dan abadikan


Gunung adalah ayah yang teguh

Dia berdiri kokoh di tengah badai

Dia memberikan kita perlindungan dan keamanan

Dari musuh-musuh yang mengancam


Gunung adalah ayah yang bijak

Dia menyimpan banyak ilmu dan hikmah

Dia memberikan kita pengetahuan dan kearifan

Yang bisa kita pelajari dan amalkan


6. Puisi Tentang Alam "Laut"

Laut adalah saudara yang luas 

Dia membentang di sekitar bumi 

Dia memberikan kita sumber daya dan kekayaan 

Yang bisa kita manfaatkan dan kembangkan 


Laut adalah saudara yang dalam 

Dia menyimpan banyak makhluk dan fenomena 

Dia memberikan kita keajaiban dan keunikan 

Yang bisa kita jelajahi dan temukan 


Laut adalah saudara yang dinamis 

Dia berubah-ubah sesuai dengan cuaca 

Dia memberikan kita tantangan dan kesempatan 

Untuk beradaptasi dan berkembang 


7. Puisi Tentang Alam "Angin"

Angin adalah kawan yang lembut 

Dia menyentuh kulit dengan halus 

Dia memberikan kita kesejukan dan kenyamanan 

Yang bisa kita rasakan dan syukuri 


Angin adalah kawan yang bebas 

Dia bergerak ke mana saja dia mau 

Dia memberikan kita kebebasan dan kesempatan 

Untuk berekspresi dan berkarya 


Angin adalah kawan yang bermanfaat 

Dia membawa polen dan biji-bijian 

Dia memberikan kita pertumbuhan dan perkembangan 

Untuk tumbuhan, hewan, dan manusia 


8. Puisi Tentang Alam "Api"

Api adalah musuh yang berbahaya 

Dia membakar segala sesuatu yang dia temui 

Dia memberikan kita kerusakan dan kehancuran 

Yang bisa mengancam jiwa dan harta 


Api adalah musuh yang liar 

Dia sulit untuk dikendalikan atau dipadamkan 

Dia memberikan kita ketakutan dan kepanikan 

Yang bisa membuat kita stres atau trauma 


Api adalah musuh yang berguna 

Dia menghasilkan panas dan cahaya 

Dia memberikan kita energi dan aktivitas 

Yang bisa mendukung kehidupan sehari-hari 


9. Puisi Tentang Alam "Bunga"

Bunga adalah hadiah yang indah 

Dia tumbuh di berbagai tempat dengan warna-warni 

Dia memberikan kita kecantikan dan keharuman 

Yang bisa memikat mata dan hidung 


Bunga adalah hadiah yang istimewa 

Dia memiliki makna simbolis untuk setiap jenisnya 

Dia memberikan kita ungkapan dan perasaan 

Yang bisa menyampaikan cinta, persahabatan, atau duka cita 


Bunga adalah hadiah yang rapuh 

Dia mudah layu atau rusak oleh cuaca atau binatang 

Dia memberikan kita kesadaran akan ketidakabadian  

Yang bisa membuat kita lebih menghargai hidup 


10. Puisi Tentang Alam "Hujan"

Hujan adalah karunia yang berlimpah  

Dialirkan dari langit ke bumi dengan deras  

Diamberkan kepada semua makhluk tanpa pandang bulu  

Yang bisa menikmati manfaatnya secara gratis  


Hujan adalah karunia yang menyegarkan  

Diamenghapus debu-debu dari udara  

Diamenyirami tanaman-tanaman di ladang  

Yang bisa membuat mereka lebih hijau  


Hujan adalah karunia yang mendamaikan  

Diamembawa pesan damai dari Tuhan  

Diamenjembatani antara langit dengan bumi  

Yang bisa membuat hati lebih tenang  

Itulah 10 puisi tentang alam yang saya tulis. Semoga kalian suka! Jika kalian punya puisi tentang alam lainnya, silakan tulis di kolom komentar ya! Terima kasih sudah membaca!

Tentang Puisi Tentang Alam 

Apa itu puisi alam? 

Puisi alam adalah puisi yang terinspirasi oleh keindahan dan keajaiban alam. Puisi alam bisa berisi pujian, renungan, kritik, atau ekspresi perasaan penulis terhadap alam.

Puisi alam sangat populer di kalangan penyair karena alam adalah sumber yang tak pernah habis untuk menulis puisi. Alam memiliki banyak elemen yang bisa dijadikan metafora, simbol, atau personifikasi dalam puisi. Misalnya, bunga bisa melambangkan cinta, matahari bisa melambangkan harapan, gunung bisa melambangkan tantangan, dan lain-lain.

Puisi alam juga bisa menjadi sarana untuk menyampaikan pesan-pesan penting tentang lingkungan dan keseimbangan alam. Penyair bisa menggunakan puisi alam untuk mengkritik perilaku manusia yang merusak alam, atau untuk mengajak pembaca untuk lebih peduli dan bertanggung jawab terhadap alam.

Puisi alam juga bisa menjadi cara untuk mengekspresikan diri dan mengenal diri sendiri lebih dalam. Penyair bisa menggunakan puisi alam untuk merefleksikan pengalaman-pengalaman mereka yang berkaitan dengan alam, atau untuk mencari makna hidup dan kebahagiaan dalam alam.

Ciri-ciri Puisi Tentang Alam 

Puisi tentang alam adalah salah satu jenis puisi yang populer dan banyak digemari oleh para penyair dan pembaca puisi. Puisi tentang alam biasanya menggambarkan keindahan, keajaiban, atau keharmonisan alam dan segala isinya, seperti gunung, laut, hutan, bunga, binatang, dan lain-lain.

Namun, tidak semua puisi tentang alam itu sama, lho. Ada beberapa ciri-ciri yang bisa membedakan puisi tentang alam dari puisi lainnya. 

Ciri-ciri Puisi Tentang Alam

Apa saja ciri-ciri utama puisi tentang Alam? Yuk, simak penjelasan saya berikut ini!

1. Menggunakan bahasa yang indah dan puitis

Salah satu ciri-ciri puisi tentang alam adalah penggunaan bahasa yang indah dan puitis. Bahasa yang indah dan puitis adalah bahasa yang memiliki makna yang mendalam, kaya akan imaji, dan bisa menimbulkan rasa kagum atau terpesona pada pembaca. Contohnya adalah kata-kata seperti "cahaya rembulan", "gemerlap bintang", "desir ombak", "segarnya embun", dan sebagainya.

2. Menggunakan majas atau gaya bahasa

Ciri-ciri puisi tentang alam yang kedua adalah penggunaan majas atau gaya bahasa. Majas atau gaya bahasa adalah cara penyampaian pesan dengan menggunakan kata-kata yang tidak sesuai dengan makna sebenarnya, tetapi memiliki makna kiasan atau perbandingan. Contohnya adalah majas personifikasi, yaitu memberikan sifat manusia pada benda mati atau binatang. Misalnya, "angin berbisik", "bunga tersenyum", "burung berkicau", dan sebagainya.

3. Mengandung nilai-nilai moral atau pesan

Ciri-ciri puisi tentang alam yang ketiga adalah mengandung nilai-nilai moral atau pesan. Nilai-nilai moral atau pesan adalah maksud atau tujuan dari penyair dalam menulis puisi tersebut. Biasanya, nilai-nilai moral atau pesan yang ada dalam puisi tentang alam adalah berkaitan dengan kecintaan, kepedulian, atau tanggung jawab terhadap alam dan lingkungan. Misalnya, "jaga kelestarian alam", "sayangi makhluk hidup", "bersyukur atas karunia Tuhan", dan sebagainya.

4. Menggunakan rima atau irama

Ciri-ciri puisi tentang alam yang keempat adalah penggunaan rima atau irama. Rima atau irama adalah keselarasan bunyi akhir kata dalam setiap baris puisi. Rima atau irama bisa membuat puisi lebih enak didengar dan mudah dihafal. Contohnya adalah rima a-b-a-b, yaitu bunyi akhir kata pada baris pertama dan ketiga sama, begitu juga pada baris kedua dan keempat. Misalnya,

Aku suka melihat langit biru

Di sana ada awan putih mengambang

Aku suka mendengar kicau burung

Di sana ada nyanyian indah menyambut pagi

Cara Membuat Puisi Tentang Alam

Kali ini, saya akan memberikan tips cara membuat puisi tentang alam yang indah dan menarik. Puisi tentang alam adalah salah satu genre puisi yang paling populer dan banyak digemari oleh para penyair.

Alam adalah sumber inspirasi yang tak ada habisnya. Dengan mengamati alam, kita bisa merasakan berbagai macam emosi, seperti kagum, bahagia, sedih, atau bahkan marah. 

Namun, bagaimana cara menuliskan emosi-emosi itu dalam bentuk puisi yang bagus dan bermakna? Berikut adalah beberapa langkah yang bisa kalian ikuti:

1. Tentukan tema puisi

Tema adalah ide pokok atau pesan yang ingin disampaikan oleh penyair melalui puisinya. Tema puisi tentang alam bisa bermacam-macam, misalnya keindahan alam, kerusakan alam, hubungan manusia dengan alam, atau perubahan alam seiring waktu. Pilihlah tema yang sesuai dengan minat dan pengalaman kalian.

2. Pilih kata-kata yang tepat

Kata-kata adalah unsur utama dalam puisi. Pemilihan kata-kata yang tepat akan membuat puisi kalian lebih hidup dan menarik. Gunakan kata-kata yang memiliki makna konotatif, yaitu makna yang berdasarkan pada perasaan atau asosiasi yang ditimbulkan oleh kata tersebut. 

Misalnya, kata "matahari" bisa memiliki makna konotatif sebagai sumber cahaya, kehangatan, kehidupan, atau harapan. Hindari kata-kata yang terlalu umum atau klise, seperti "indah", "cantik", atau "luar biasa". Coba cari kata-kata yang lebih spesifik atau unik untuk menggambarkan alam.

3. Gunakan majas atau gaya bahasa

Majas atau gaya bahasa adalah cara penyair untuk menyampaikan makna secara tidak langsung atau tidak sesuai dengan arti sebenarnya. Majas bisa membuat puisi kalian lebih kaya dan bervariasi. 

Ada banyak jenis majas yang bisa kalian gunakan, seperti metafora, simile, personifikasi, hiperbola, atau ironi. 

Misalnya, kalian bisa menggunakan metafora untuk menyamakan alam dengan sesuatu yang lain, seperti "alam adalah guru terbaik", "alam adalah ibu yang penyayang", atau "alam adalah musuh yang kejam". Atau kalian bisa menggunakan personifikasi untuk memberikan sifat manusia kepada alam, seperti "alam tersenyum", "alam menangis", atau "alam marah".

4. Susun bait-bait puisi

Bait adalah kelompok baris dalam puisi yang dipisahkan oleh spasi kosong dari bait lainnya. Bait-bait puisi harus memiliki kesatuan makna dan irama. 

Jumlah baris dan kata dalam setiap bait bisa bervariasi tergantung pada jenis puisi yang kalian pilih. Ada beberapa jenis puisi yang memiliki aturan tertentu mengenai jumlah baris dan kata dalam setiap bait, seperti soneta, haiku, pantun, atau syair. 

Namun, kalian juga bisa membuat puisi bebas tanpa mengikuti aturan-aturan tersebut.

5. Berikan judul puisi

Judul adalah nama atau label yang diberikan kepada puisi kalian. Judul harus mampu menarik perhatian pembaca dan memberikan petunjuk tentang tema atau isi puisi kalian. 

Judul bisa berupa satu kata, frasa, kalimat pendek, atau bahkan pertanyaan. Pilihlah judul yang sesuai dengan gaya dan nada puisi kalian.

Manfaat Membaca Puisi Tentang Alam

Mungkin kalian bertanya-tanya, apa sih gunanya membaca puisi tentang alam? Bukankah lebih baik membaca buku ilmiah atau novel yang seru? Nah, saya akan menjelaskan beberapa alasan mengapa membaca puisi tentang alam itu baik untuk kita.

1. Membuat kita lebih menghargai keindahan dan keajaiban alam

Alam adalah sumber inspirasi bagi banyak penyair, yang menulis dengan penuh perasaan dan imajinasi tentang berbagai aspek alam, seperti gunung, laut, hutan, bunga, binatang, dan lain-lain.

Dengan membaca puisi tentang alam, kita bisa merasakan kekaguman dan rasa syukur kepada pencipta alam. Kita juga bisa belajar banyak hal dari alam, seperti siklus hidup, keseimbangan ekosistem, dan harmoni antara makhluk hidup.

2. Membuat kita lebih rileks dan tenang. 

Puisi adalah salah satu bentuk seni yang bisa menyentuh hati dan pikiran kita. Puisi bisa mengungkapkan emosi dan pesan yang sulit diungkapkan dengan kata-kata biasa. Dengan membaca puisi tentang alam, kita bisa merasakan ketenangan dan kedamaian yang ditawarkan oleh alam. Kita bisa melupakan sejenak masalah dan stres yang kita hadapi di kehidupan sehari-hari. Kita bisa menikmati keindahan bahasa dan irama yang ada di dalam puisi.

3. Meningkatkan kreativitas dan kemampuan berpikir kita

Puisi adalah salah satu bentuk sastra yang membutuhkan daya imajinasi yang tinggi. Penyair sering menggunakan gaya bahasa yang kaya dan unik, seperti metafora, personifikasi, simbolisme, hiperbola, dan lain-lain. Dengan membaca puisi tentang alam, kita bisa melatih otak kita untuk berpikir secara lebih luas dan mendalam. Kita juga bisa belajar cara mengekspresikan diri dengan lebih baik dan menarik.

Itulah beberapa manfaat membaca puisi tentang alam. Tentu saja, ada banyak manfaat lain yang bisa kita dapatkan dari membaca puisi tentang alam. Yang penting adalah kita harus mau mencoba dan membuka diri terhadap puisi sebagai salah satu bentuk seni yang indah dan bermakna.

Demikianlah ulasan panjang tentang puisi Alam. Semoga kumpulan puisi alam dan cara membuatnya 

Puisi Tentang Alam Karya Ws. Rendra

Berikut ini puisi dari penyair terkenal Indonesia yang berkaitan dengan diksi Alam.

1. Puisi Alam Tentang "Hutan Bogor" Karya WS Rendra

Puisi ini menceritakan pengalaman Ws rendra saat berada di hutan Bogor, sebuah kawasan hutan tropis yang indah dan sejuk di Jawa Barat. 

Di sini, Ws rendra merasakan badai yang turun di dalam hutan, yang juga melambangkan badai yang turun di dalam sajak-sajaknya. 

Ws rendra mengungkapkan perasaannya yang terkenang kepada kekasihnya, yang mungkin jauh di tempat lain. Ws rendra juga menyadari bahwa di dalam hujan, bumi dan sajak terasa fana, dan bahwa tidak ada yang abadi di dunia ini. 

Namun, Ws rendra tetap berjuang dengan menggapai tangan-tangan kekasihnya dan menggebrak suara-suara dalam perkelahian yang fana. 

Puisi ini menunjukkan sikap Ws rendra yang romantis, puitis, dan heroik dalam menghadapi kehidupan.

Berikut adalah puisi Hutan Bogor karya Ws rendra:

Hutan Bogor

Badai turun di dalam hutan.

Badai turun di dalam sajak-sajakku.

Selalu, sayang, aku terkenang kepadamu.

Sudah jam empat sore hujan jatuh di hutan kenari.


Semula nampak manis kemudian mendahsyatkan

Di dalam hujan, mendung dan petir bumi pun nampak fana.

Tak ada yang abadi.

Buruk dan basah jenggot pohonan,

lumut-lumut di dahan,

benalu dan paku-paku.


Aku berpikir betulkah aku tidak menipumu?

Di dalam hujan bumi dan sajak terasa fana.

Berhadapan dengan maut dengan malu telanjanglah kita.


Menggapailah tangan-tangan kita bagai dahan-dahan pohonan

dan beriaklah suara-suara dalam perkelahian yang fana.

Tapi dengan dahsyat dahan-dahan tetap menggapai.

Yang penting bukanlah kekalahan atau pun kemenangan

tapi bahwa tangan-tangan telah dikepalkan biarpun kecapaian.

Badai turun di dalam hutan.

Badai turun di dalam sajak-sajakku.

Sumber: Sajak-Sajak Sepatu Tua (1972)

2. Puisi Tentang Alam "Lautan" Karya WS Rendra

Puisi ini menceritakan pengalaman Ws rendra saat melihat lautan, sebuah simbol kebebasan dan rahasia. 

Di sini, Ws rendra menggambarkan betapa luas dan birunya lautan, serta betapa indahnya langit yang bersatu dengan samudra. 

Ws rendra juga melihat beberapa awan, kapal layar, dan burung camar yang berlayar di langit dan di air. Namun, Ws rendra juga merasa dirinya pendusta di hadapan wajah lautan, karena ia menyadari bahwa di sini semua harus telanjang seperti ikan dan burung. 

Ws rendra juga meminta agar tidak ada suara dan kata, karena ia merasa itu sia-sia. Puisi ini menunjukkan sikap Ws rendra yang kagum, takjub, dan bersyukur atas kebesaran alam, sekaligus merasa malu, bersalah, dan hina atas ketidaksempurnaan dirinya.

Berikut adalah puisi Lautan karya Ws rendra:

Lautan

Daratan adalah rumah kita

dan lautan adalah kebebasan.

Langit telah bersatu dengan samudra

dalam jiwa dan dalam warna.


Ke segenap arah berlaksa-laksa hasta

di atas dan di bawah membentang warna biru muda.

Tanpa angin mentari terpancang bagai kancing dari tembaga.

Tiga buah awan yang kecil dan jauh berlayar di langit

dan di air bersama dua kapal layar

bagai sepasang burung camar dari arah yang berbeda.


Sedang lautan memandang saja.

Lautan memandang saja.

Di hadapan wajah lautan nampak diriku yang pendusta

Di sini semua harus telanjang bagai ikan di lautan

dan burung di udara.

Tak usah bersuara!

Janganlah bersuara!

Suara dan kata terasa dina.

Daratan adalah rumah kita,

dan lautan adalah rahasia.

Sumber: Sajak-Sajak Sepatu Tua (1995)

3. Puisi Tentang Alam "Sajak Pulau Bali" Karya WS Rendra

Puisi ini menceritakan pengalaman Ws rendra saat berkunjung ke pulau Bali, sebuah pulau indah yang terkenal dengan budaya dan seninya. 

Di sini, Ws rendra menggambarkan betapa cantiknya pulau Bali dengan pantainya yang berpasir putih, gunungnya yang menjulang tinggi, sawahnya yang hijau subur, serta pura-puranya yang megah. 

Ws rendra juga menyebutkan beberapa nama tempat di Bali seperti Kuta, Sanur, Ubud, Bedugul, Besakih, dll. Namun, Ws rendra juga menyindir para wisatawan asing yang datang ke Bali untuk menikmati pemandangan alamnya tanpa menghargai budaya dan adat istiadatnya. 

Ws rendra juga menyindir para pejabat pemerintah yang korupsi dan membiarkan Bali menjadi sasaran eksploitasi asing. Puisi ini menunjukkan sikap Ws rendra yang cinta tanah air, bangga budaya sendiri, dan marah terhadap penjajahan budaya.

Berikut adalah puisi Sajak Pulau Bali karya Ws rendra:

Sajak Pulau Bali

Pulau Bali adalah pulau dewata

yang cantik luar biasa

dengan pantainya yang berpasir putih

dan gunungnya yang menjulang tinggi

dengan sawahnya yang hijau subur

dan pura-puranya yang megah

dengan seninya yang halus indah

dan budayanya yang kaya unik.


Pulau Bali adalah pulau impian

yang ramai dikunjungi orang-orang asing

yang datang dari segala penjuru dunia

untuk menikmati pemandangan alamnya

yang datang dengan pesawat terbang atau kapal laut

untuk berjemur di pantai Kuta atau Sanur

yang datang dengan uang dollar atau yen

untuk belanja barang-barang seni di Ubud atau Gianyar.


Pulau Bali adalah pulau ironi

yang disayangi tapi juga disayangkan banyak orang

yang dicintai tapi juga dicaci banyak orang

yang dipuja tapi juga dipermalukan banyak orang.


Pulau Bali adalah pulau dewata

yang cantik luar biasa

tapi juga pulau korban eksploitasi asing

yang ramai dikunjungi orang-orang asing

tapi juga pulau korban korupsi pemerintah sendiri.


Pulau Bali adalah pulau impian

yang ramai dikunjungi orang-orang asing

tapi juga pulau ironi

yang disayangi tapi juga disayangkan banyak orang.


Pulau Bali adalah pulau dewata impian ironi!

Sumber: Sajak-Sajak Liar (1978)

Demikian ulasan panjang tentang Puisi Alam. Semoga anda yang mencari puisi tema Alam ini bisa terbantu dengan Artikel ini. Terima kasih.