Suatu pagi, saya kembali membuka kotak masuk surel dan menemukan sebuah undangan untuk menilai artikel ilmiah. Undangan itu mengingatkan saya pada perjalanan panjang dunia publikasi: menulis artikel, memperbaiki naskah, menghadapi komentar reviewer, hingga akhirnya memahami bahwa proses penerbitan jurnal tidak hanya membutuhkan penulis dan editor.
Di balik setiap artikel jurnal pendidikan yang berkualitas, ada reviewer yang membaca dengan teliti.
Reviewer memeriksa apakah masalah penelitian cukup jelas, metode yang digunakan sesuai, data dianalisis secara benar, pembahasan tidak berlebihan, dan kesimpulan benar-benar didukung oleh hasil penelitian. Pekerjaan tersebut sering dilakukan tanpa banyak diketahui pembaca, tetapi pengaruhnya sangat besar terhadap mutu sebuah jurnal.
Saya kemudian bertanya kepada diri sendiri:
Bagaimana sebenarnya cara mendaftar menjadi reviewer jurnal pendidikan?
Saya dahulu mengira seseorang hanya dapat menjadi reviewer apabila mengenal editor secara pribadi atau telah memiliki jabatan akademik yang sangat tinggi. Anggapan itu tidak sepenuhnya benar.
Pengalaman akademik, rekam jejak penelitian, publikasi, dan kepakaran memang penting. Namun, langkah awalnya sering kali jauh lebih sederhana: membuat akun pada sistem jurnal, memilih peran sebagai reviewer, dan menginformasikan bidang keahlian secara jujur.
Salah satu tempat yang menyediakan pendaftaran reviewer adalah Journal Terbaik, yang dapat diakses melalui:
Pada situs tersebut terdapat Journal of Education and Teaching, sebuah jurnal yang menyediakan ruang bagi kajian pendidikan dan pengajaran. Situs pendaftarannya juga memberikan pilihan kepada pengguna untuk meminta peran sebagai pembaca maupun reviewer.
Dari sinilah perjalanan pendaftaran saya dimulai.
Mengapa Saya Tertarik Menjadi Reviewer?
Sebelum masuk ke langkah teknis, saya merasa perlu menjawab satu pertanyaan penting:
Mengapa saya ingin menjadi reviewer?
Menjadi reviewer sebaiknya tidak hanya dilihat sebagai cara menambah daftar pengalaman pada curriculum vitae. Peran ini membawa tanggung jawab akademik yang cukup besar.
Ketika menerima sebuah naskah, saya akan memperoleh akses terhadap gagasan, data, dan hasil penelitian yang belum dipublikasikan. Saya harus menjaga kerahasiaannya, memberikan penilaian yang objektif, menyelesaikan tugas tepat waktu, dan menghindari konflik kepentingan.
Namun, di balik tanggung jawab itu, menjadi reviewer juga memberikan banyak manfaat.
Saya dapat mengetahui perkembangan terbaru dalam penelitian pendidikan. Saya dapat mempelajari berbagai desain penelitian. Saya menjadi lebih peka terhadap kualitas instrumen, teknik analisis data, struktur artikel, dan cara penulis membangun argumentasi ilmiah.
Menariknya, semakin sering saya menilai artikel orang lain, semakin mudah pula saya menemukan kelemahan dalam tulisan saya sendiri.
Saya mulai bertanya ketika menulis:
Apakah masalah penelitian saya sudah jelas?
Apakah metode yang digunakan benar-benar menjawab tujuan?
Apakah tabel saya mudah dipahami?
Apakah kesimpulan saya terlalu jauh?
Apakah sumber yang digunakan cukup relevan dan mutakhir?
Dengan kata lain, menjadi reviewer bukan hanya membantu jurnal dan penulis lain. Proses tersebut juga melatih saya menjadi peneliti dan penulis yang lebih teliti.
COPE menjelaskan bahwa calon reviewer sebaiknya memberikan informasi profesional yang akurat, hanya menerima naskah yang sesuai dengan keahliannya, mampu bersikap objektif, dan dapat menyelesaikan penilaian dalam waktu yang disepakati.
Karena itu, sebelum mendaftar, saya perlu memastikan bahwa niat saya bukan hanya memperoleh label “reviewer”, tetapi benar-benar siap menjalankan perannya.
Apa yang Perlu Saya Siapkan Sebelum Mendaftar?
Saya hampir saja langsung membuka formulir pendaftaran dan mengisinya secepat mungkin. Namun, saya kemudian menyadari bahwa profil reviewer akan menjadi salah satu pertimbangan editor ketika mencari penilai yang sesuai dengan sebuah naskah.
Karena itu, saya menyiapkan beberapa informasi terlebih dahulu.
1. Nama lengkap
Saya menggunakan nama yang konsisten dengan nama pada artikel ilmiah, akun ORCID, Google Scholar, SINTA, atau identitas akademik lain.
Konsistensi nama penting agar editor dapat mengenali rekam jejak saya dengan lebih mudah. Bila dalam publikasi saya menggunakan nama lengkap, saya sebaiknya tidak tiba-tiba menggunakan nama panggilan yang sulit ditelusuri.
2. Afiliasi institusi
Afiliasi adalah lembaga tempat saya bekerja, mengajar, meneliti, atau menempuh pendidikan.
Contohnya:
Program Studi Manajemen Pendidikan, Universitas Harapan Bangsa
atau:
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Cendekia
Pada formulir Journal Terbaik, kolom afiliasi termasuk informasi yang wajib diisi. Negara juga harus dipilih dalam formulir pendaftaran.
3. Alamat surel aktif
Saya menggunakan alamat surel yang benar-benar aktif dan rutin diperiksa.
Editor akan mengirimkan undangan review, pemberitahuan tenggat, pengingat, dan informasi keputusan melalui surel. Apabila memungkinkan, saya menggunakan surel institusi karena dapat membantu menunjukkan afiliasi akademik. Namun, surel pribadi tetap dapat digunakan selama aktif dan profesional.
Saya menghindari alamat surel yang sulit dikenali atau menggunakan nama yang kurang sesuai untuk komunikasi akademik.
4. Username dan kata sandi
Saya menyiapkan username yang sederhana dan mudah diingat.
Kata sandi harus cukup kuat, tidak sama dengan kata sandi layanan penting lainnya, dan disimpan dengan aman. Pada halaman registrasi, pengguna diminta mengisi username, password, dan mengulangi password untuk memastikan tidak terjadi kesalahan pengetikan.
5. Bidang keahlian reviewer
Bagian ini menjadi salah satu unsur terpenting.
Editor tidak akan memilih reviewer hanya berdasarkan gelar akademik. Editor memerlukan informasi mengenai bidang yang benar-benar saya kuasai.
Saya tidak cukup hanya menulis:
Pendidikan
Istilah tersebut terlalu luas.
Saya perlu menuliskan bidang yang lebih spesifik, misalnya:
Manajemen pendidikan, kepemimpinan pendidikan, supervisi akademik, metodologi penelitian kuantitatif, evaluasi pendidikan, statistik pendidikan, dan pengembangan instrumen.
Contoh lain:
Pendidikan matematika, kemampuan pemecahan masalah matematis, pembelajaran mendalam, pembelajaran berbasis proyek, penelitian tindakan kelas, dan pengembangan media pembelajaran.
Formulir Journal Terbaik menyediakan kolom khusus bagi calon reviewer untuk memasukkan subject interests atau bidang minat dan kepakaran. Informasi ini digunakan ketika pengguna meminta peran reviewer pada salah satu jurnal yang tersedia.
Saya harus menuliskannya secara jujur.
Mencantumkan terlalu banyak bidang yang tidak benar-benar dikuasai justru dapat membuat saya menerima naskah yang sulit dinilai secara bertanggung jawab.
Tahapan Mendaftar Menjadi Reviewer Jurnal Pendidikan
Setelah semua informasi siap, saya mulai melakukan pendaftaran.
Berikut tahapan yang dapat diikuti.
Tahap 1: Buka Situs Journal Terbaik
Saya membuka peramban seperti Google Chrome, Microsoft Edge, Mozilla Firefox, atau Safari.
Kemudian saya memasukkan alamat:
Pada halaman utama, saya dapat melihat daftar jurnal yang dikelola melalui situs tersebut. Salah satunya adalah Journal of Education and Teaching, yang berfokus pada kajian pendidikan dan pengajaran. Pada halaman utama juga tersedia menu Register dan Login.
Untuk pendaftaran langsung, saya juga dapat membuka:
https://journal.terbaik.or.id/index.php/index/user/register
Alamat tersebut mengarahkan saya langsung menuju formulir pembuatan akun.
Tahap 2: Klik Menu “Register”
Apabila masuk melalui halaman utama, saya mencari menu Register pada bagian atas halaman.
Saya menekan menu tersebut hingga formulir pendaftaran terbuka.
Pada formulir terdapat keterangan bahwa kolom yang diberi tanda bintang merupakan kolom wajib. Artinya, pendaftaran tidak dapat diselesaikan apabila informasi tersebut belum diisi.
Saya membaca seluruh formulir terlebih dahulu sebelum mulai mengisinya.
Kebiasaan membaca formulir sampai selesai membantu saya menghindari kesalahan, misalnya lupa memilih jurnal atau lupa mencentang peran reviewer.
Tahap 3: Isi Bagian Profil
Pada bagian profil, saya menemukan beberapa kolom.
Given Name
Kolom Given Name diisi dengan nama depan atau nama utama.
Apabila nama saya terdiri atas satu kata, saya dapat memasukkan nama tersebut sebagai nama utama. Apabila terdiri atas beberapa kata, saya menyesuaikannya dengan cara nama saya biasa ditampilkan dalam publikasi ilmiah.
Contoh:
Given Name: Muhammad Idrus
Family Name
Kolom Family Name dapat diisi dengan nama keluarga atau bagian akhir nama.
Contoh:
Family Name: Dama
Pada halaman pendaftaran, Given Name ditandai sebagai kolom wajib, sedangkan Family Name tidak ditampilkan sebagai kolom wajib.
Walaupun demikian, saya tetap mengisinya apabila memang memiliki nama keluarga atau bagian nama belakang.
Affiliation
Pada kolom Affiliation, saya menuliskan nama institusi secara resmi.
Contoh:
Universitas Cendekia Indonesia
Saya tidak hanya menulis “kampus”, “sekolah”, atau singkatan yang tidak dikenal luas. Penulisan nama institusi secara lengkap membuat profil terlihat lebih profesional.
Country
Pada bagian Country, saya memilih:
Indonesia
Saya memastikan negara telah dipilih sebelum melanjutkan ke bagian berikutnya.
Tahap 4: Isi Data Login
Setelah informasi profil, saya masuk ke bagian data login.
Saya memasukkan alamat surel aktif.
Contoh:
Saya memeriksa kembali penulisannya. Kesalahan satu huruf saja dapat menyebabkan saya tidak menerima pemberitahuan dari jurnal.
Username
Saya membuat username yang mudah diingat, misalnya:
muhammadidrus
atau:
idrusdama
Saya menghindari penggunaan spasi dan simbol yang tidak diperlukan.
Password
Saya membuat kata sandi yang kuat. Kombinasi huruf besar, huruf kecil, angka, dan simbol dapat membantu meningkatkan keamanan akun.
Saya kemudian mengetik ulang kata sandi pada kolom Repeat Password.
Formulir pendaftaran Journal Terbaik memang meminta pengguna mengisi email, username, password, dan pengulangan password sebagai bagian data login.
Tahap 5: Pilih Journal of Education and Teaching
Bagian berikutnya bertanya:
Which journals on this site would you like to register with?
Karena ingin menjadi reviewer jurnal pendidikan, saya memilih:
Journal of Education and Teaching
Saya berhati-hati agar tidak salah memilih jurnal lain yang topiknya tidak sesuai dengan kepakaran saya.
Pada situs tersebut, halaman registrasi juga menampilkan jurnal lain, yaitu Journal Pengabdian Pada Masyarakat. Namun, untuk pendaftaran reviewer bidang pendidikan, pilihan yang paling langsung adalah Journal of Education and Teaching.
Tahap 6: Centang Peran “Reviewer”
Di bawah nama jurnal terdapat pilihan peran:
Reader
Reviewer
Saya mencentang bagian:
Reviewer
Saya juga dapat mencentang Reader apabila ingin memperoleh akses dan mengikuti informasi sebagai pembaca.
Bagian ini sangat penting. Apabila saya hanya membuat akun tanpa mencentang Reviewer, profil saya mungkin hanya terdaftar sebagai pengguna atau pembaca biasa.
Formulir situs secara eksplisit menyediakan pilihan untuk meminta peran Reader dan Reviewer pada Journal of Education and Teaching.
Namun, saya juga memahami bahwa mencentang Reviewer berarti mengajukan atau meminta peran reviewer, bukan otomatis memperoleh penugasan pada hari yang sama.
Editor tetap perlu mencocokkan bidang keahlian reviewer dengan topik naskah yang masuk. COPE juga menekankan bahwa editor perlu memilih reviewer yang kepakarannya sesuai dengan ruang lingkup suatu naskah.
Karena itu, saya tidak perlu khawatir apabila belum segera menerima artikel untuk dinilai setelah pendaftaran.
Tahap 7: Setujui Pernyataan Privasi
Formulir menyediakan pernyataan persetujuan mengenai pengumpulan dan penyimpanan data berdasarkan kebijakan privasi jurnal.
Saya membaca pernyataan tersebut, kemudian mencentang:
Yes, I agree to have my data collected and stored according to this journal’s privacy statement.
Persetujuan ini diperlukan untuk menyelesaikan pendaftaran pada jurnal yang dipilih.
Saya tidak mencentang persetujuan secara otomatis tanpa membacanya. Sebagai pengguna, saya tetap perlu memahami bagaimana data akun dikelola dalam sistem jurnal.
Tahap 8: Isi Subject Interests
Setelah meminta peran reviewer, saya menemukan kolom:
If you requested to be a reviewer on any journal, please enter your subject interests.
Di sinilah saya mencantumkan bidang kepakaran.
Contoh pertama:
Manajemen pendidikan; kepemimpinan kepala sekolah; supervisi pendidikan; budaya organisasi sekolah; mutu pendidikan; metodologi penelitian kuantitatif; statistik pendidikan; structural equation modeling.
Contoh kedua:
Pendidikan dasar; pembelajaran matematika; kemampuan pemecahan masalah; pembelajaran mendalam; penelitian tindakan kelas; pengembangan media pembelajaran.
Contoh ketiga:
Teknologi pendidikan; pembelajaran digital; media interaktif; learning management system; evaluasi pembelajaran; metode campuran.
Saya memisahkan setiap bidang menggunakan titik koma agar mudah dibaca.
Saya menghindari menulis deskripsi yang terlalu panjang seperti surat lamaran. Kolom ini lebih cocok diisi dengan kata kunci kepakaran.
Editor dapat menggunakan kata kunci tersebut untuk mempertimbangkan kesesuaian saya dengan naskah yang membutuhkan reviewer. Formulir Journal Terbaik memang meminta bidang minat bagi pengguna yang mengajukan peran reviewer.
Tahap 9: Pilih Pemberitahuan Publikasi
Terdapat pilihan:
Yes, I would like to be notified of new publications and announcements.
Pilihan ini dapat dicentang apabila saya ingin menerima informasi mengenai terbitan baru dan pengumuman jurnal.
Mencentang pemberitahuan dapat membantu saya mengikuti perkembangan jurnal. Saya dapat membaca artikel yang telah diterbitkan, memahami gaya penulisan jurnal, serta mengenali bidang kajian yang sering dimuat.
Pilihan pemberitahuan tersebut bersifat bagian dari formulir pendaftaran pengguna.
Tahap 10: Klik Tombol “Register”
Setelah seluruh bagian terisi, saya tidak langsung menekan tombol.
Saya memeriksa ulang:
Apakah nama sudah benar?
Apakah afiliasi telah ditulis lengkap?
Apakah alamat surel aktif?
Apakah username mudah diingat?
Apakah password dan pengulangannya sama?
Apakah Journal of Education and Teaching sudah dipilih?
Apakah peran Reviewer sudah dicentang?
Apakah persetujuan privasi sudah diberikan?
Apakah subject interests telah diisi?
Setelah yakin, saya menekan tombol:
Register
Tombol tersebut berada pada bagian akhir formulir pendaftaran.
Saya kemudian mengikuti instruksi yang muncul pada layar. Apabila sistem meminta konfirmasi melalui surel, saya membuka kotak masuk dan juga memeriksa folder spam.
Apa yang Saya Lakukan Setelah Berhasil Mendaftar?
Pendaftaran akun hanyalah langkah awal.
Setelah memiliki akun, saya masuk melalui menu Login menggunakan username dan password yang telah dibuat.
Saya kemudian memastikan informasi profil tetap akurat. Apabila sistem menyediakan bagian profil tambahan, saya dapat melengkapinya dengan data seperti:
ORCID;
nomor telepon jika dibutuhkan;
alamat institusi;
biografi singkat;
URL Google Scholar;
URL SINTA;
bidang keahlian;
bahasa yang dikuasai;
tanda tangan surel akademik.
Semakin jelas profil saya, semakin mudah editor menilai kesesuaian kepakaran.
Namun, saya tidak menambahkan informasi yang berlebihan atau tidak dapat diverifikasi.
COPE menekankan bahwa informasi profesional reviewer harus akurat dan benar-benar merepresentasikan keahliannya. Memberikan informasi palsu atau menggunakan identitas orang lain merupakan pelanggaran serius dalam proses review.
Apakah Setelah Mendaftar Saya Langsung Menjadi Reviewer?
Pertanyaan ini cukup penting.
Jawabannya: belum tentu langsung memperoleh tugas review.
Pada formulir, pengguna memilih atau meminta peran reviewer. Selanjutnya, editor dapat mempertimbangkan profil, bidang keahlian, pengalaman penelitian, kebutuhan jurnal, dan kesesuaian dengan naskah yang masuk.
Penugasan reviewer biasanya dilakukan ketika terdapat artikel yang topiknya sesuai.
Karena itu, setelah mendaftar, saya dapat melakukan beberapa hal untuk memperkuat profil akademik:
Menerbitkan artikel pada jurnal ilmiah.
Memperbarui profil Google Scholar.
Membuat dan melengkapi ORCID.
Memperbarui profil SINTA bagi akademisi Indonesia.
Mengikuti pelatihan reviewer.
Mempelajari etika publikasi.
Membaca pedoman penulis dan reviewer jurnal.
Memperdalam metodologi penelitian.
Menguasai teknik analisis yang sesuai dengan bidang saya.
Mengikuti perkembangan penelitian pendidikan.
Saya tidak perlu mengaku menguasai semua metode.
Apabila bidang utama saya adalah penelitian kuantitatif dan statistik pendidikan, saya dapat menegaskan bidang tersebut. Apabila keahlian saya adalah penelitian kualitatif, pembelajaran bahasa, pendidikan dasar, atau manajemen sekolah, saya menuliskannya dengan jelas.
Editor tidak selalu mencari reviewer yang mengetahui segalanya.
Editor mencari orang yang tepat untuk naskah yang tepat.
Contoh Subject Interests yang Dapat Digunakan
Berikut beberapa contoh yang dapat disesuaikan.
Untuk dosen manajemen pendidikan
Educational management; school leadership; instructional leadership; educational supervision; school quality assurance; organizational culture; teacher performance; quantitative research; educational statistics.
Untuk dosen metodologi penelitian
Research methodology; quantitative research; qualitative research; mixed methods research; instrument development; validity and reliability; educational evaluation; survey research.
Untuk dosen statistik
Educational statistics; regression analysis; multivariate analysis; structural equation modeling; partial least squares; psychometrics; data analysis; research instrument validation.
Untuk guru sekolah dasar
Primary education; classroom action research; literacy; numeracy; learning media; student engagement; cooperative learning; curriculum implementation.
Untuk peneliti teknologi pendidikan
Educational technology; digital learning; learning management systems; interactive media; artificial intelligence in education; online learning; digital literacy.
Saya dapat menggunakan bahasa Inggris karena Journal of Education and Teaching mencantumkan bahasa publikasinya sebagai bahasa Inggris.
Namun, saya tetap memastikan istilah yang digunakan benar-benar sesuai dengan keahlian.
Etika yang Harus Saya Pegang Setelah Menjadi Reviewer
Ketika suatu hari menerima undangan review, saya tidak langsung menekan tombol menerima.
Saya memeriksa beberapa hal.
Kesesuaian bidang
Saya hanya menerima naskah yang dapat saya nilai secara bertanggung jawab.
Bila artikel menggunakan analisis statistik yang sama sekali tidak saya pahami, saya perlu menyampaikan keterbatasan tersebut kepada editor.
Ketersediaan waktu
Saya memastikan dapat menyelesaikan review sebelum tenggat.
Menerima undangan lalu membiarkannya tanpa respons dapat memperlambat proses penerbitan penulis.
Konflik kepentingan
Saya menyampaikan kepada editor apabila memiliki hubungan pribadi, profesional, finansial, atau akademik yang dapat memengaruhi objektivitas.
Kerahasiaan
Saya tidak membagikan naskah, data, atau temuan yang belum diterbitkan.
Saya juga tidak mengunggah naskah rahasia ke platform lain tanpa izin jurnal.
Objektivitas
Saya menilai isi artikel, bukan identitas atau latar belakang penulis.
Komentar konstruktif
Saya menjelaskan masalah, alasan masalah tersebut penting, dan saran perbaikannya.
COPE menempatkan kesesuaian kepakaran, ketepatan waktu, pengungkapan konflik kepentingan, kerahasiaan, objektivitas, dan komentar konstruktif sebagai prinsip utama yang harus dijaga reviewer.
Kesalahan yang Sebaiknya Dihindari Saat Mendaftar
Dalam proses pendaftaran, beberapa kesalahan terlihat kecil, tetapi dapat mengurangi kualitas profil.
Menggunakan surel yang tidak aktif
Editor mungkin mengirim undangan, tetapi saya tidak pernah membacanya.
Menuliskan bidang keahlian terlalu umum
Kata “pendidikan” saja belum membantu editor mengetahui jenis artikel yang dapat saya nilai.
Mengaku menguasai terlalu banyak bidang
Saya mungkin memperoleh tugas yang tidak sesuai dengan kemampuan.
Tidak mencentang peran reviewer
Akun berhasil dibuat, tetapi hanya terdaftar sebagai pembaca.
Salah memilih jurnal
Saya ingin menilai artikel pendidikan, tetapi justru memilih jurnal dengan bidang berbeda.
Mengisi afiliasi secara tidak lengkap
Informasi profil menjadi sulit diverifikasi.
Lupa menyimpan username dan password
Saya kesulitan masuk kembali ketika menerima undangan.
Menganggap pendaftaran sebagai jaminan penugasan
Pendaftaran adalah penyampaian minat dan kepakaran. Penugasan tetap bergantung pada kebutuhan jurnal dan keputusan editor.
Ringkasan Tahapan Pendaftaran
Secara sederhana, proses pendaftaran dapat diringkas sebagai berikut:
Klik menu Register.
Isi Given Name dan Family Name.
Masukkan afiliasi institusi.
Pilih negara.
Masukkan email aktif.
Buat username dan password.
Pilih Journal of Education and Teaching.
Centang peran Reviewer.
Setujui pernyataan privasi.
Masukkan bidang kepakaran pada Subject Interests.
Pilih pemberitahuan publikasi apabila diperlukan.
Periksa kembali seluruh data.
Klik tombol Register.
Masuk kembali melalui menu Login setelah akun berhasil dibuat.
Halaman pendaftaran langsung dapat diakses melalui:
https://journal.terbaik.or.id/index.php/index/user/register
Langkah Kecil Menuju Tanggung Jawab yang Besar
Setelah menyelesaikan formulir, saya memandang tombol Register yang baru saja ditekan.
Prosesnya memang tidak panjang. Tidak ada ujian tertulis. Tidak ada ruang wawancara. Tidak ada acara pelantikan.
Namun, di balik pendaftaran sederhana itu terdapat tanggung jawab besar.
Ketika editor kelak mengirimkan sebuah naskah, saya tidak hanya menerima dokumen untuk dikomentari. Saya menerima kepercayaan.
Penulis mempercayakan hasil kerjanya untuk diperiksa secara adil.
Editor mempercayai saya untuk memberikan penilaian yang dapat dipertanggungjawabkan.
Pembaca mempercayai jurnal untuk menerbitkan artikel yang telah melalui proses akademik dengan baik.
Karena itu, menjadi reviewer bukan tentang mencari kesalahan sebanyak-banyaknya.
Menjadi reviewer adalah membantu menjaga kualitas percakapan ilmiah.
Saya harus mampu mengatakan bahwa sebuah metode masih belum jelas tanpa merendahkan penulis. Saya harus mampu menunjukkan bahwa suatu kesimpulan terlalu jauh tanpa menutup kemungkinan perbaikan. Saya juga harus berani menyampaikan ketika sebuah artikel memiliki masalah mendasar.
Pada saat yang sama, saya perlu menghargai gagasan yang baik, data yang berharga, dan upaya penulis membangun pengetahuan.
Hari itu, saya menyadari bahwa perjalanan menjadi reviewer jurnal pendidikan dapat dimulai dari langkah yang sangat sederhana:
Membuka situs.
Mengisi profil.
Memilih bidang keahlian.
Mencentang peran reviewer.
Kemudian menekan tombol Register.
Namun, perjalanan sebenarnya baru dimulai setelah itu.
Saya perlu terus membaca, meneliti, menulis, memperbarui pengetahuan, dan menjaga integritas. Sebab, kualitas reviewer tidak ditentukan oleh tulisan “Reviewer” pada profilnya.
Kualitas reviewer ditentukan oleh cara ia menggunakan pengetahuan, waktu, dan kepercayaan yang diberikan kepadanya.
Bagi saya, pendaftaran melalui Journal Terbaik bukan sekadar membuat akun baru. Ia menjadi pintu masuk untuk ikut menjaga mutu penelitian pendidikan.
Dan mungkin, dari satu komentar yang saya tulis dengan teliti, lahir sebuah artikel yang lebih jelas, lebih dapat dipercaya, dan lebih bermanfaat bagi dunia pendidikan.

