Bagusan mana, Memakai Domain berbayar dot com atau blogspot?

Bagusan mana, Memakai Domain berbayar dot com atau blogspot?

Foto by Idrus Dama

Awal-awal ngeblog, saya paling suka pakai domain dot com. Karena kata blogger senior, dengan domain dot com kita akan terlihat lebih wow! dan profesional. Itu benar dan tak ada yang salah sepertinya. Hanya saya yakin setiap pilihan dalam ngeblog itu ada untung ruginya, terutama dalam pemilihan platfrom hingga penentuan domain blog. Nah, dalam tulisan ini saya ingin sedikit curhat aja sebenarnya soal pengalaman saya ngeblog menggunakan domain dot com dan blogspot.

Sedikitnya, saya memulai aktivias ngeblog ini sejak tahun 2008. Ketika itu saya masih duduk kelas dua Madrasah Aliyah. Blog saya yang pertama itu idrusdama[.]blogspot[.]com dan alhamdulillah telah saya wafatkan oleh karena bertikai dengan perusahaan facebook. Blog itu dianggap spam dan diblokir. Artinya ngak bisa nge-share artikel lagi ke teman-teman facebook.

Setelah pemblokiran itu saya kuatkan hati untuk membeli domain. Domain portal-gorontalo.com jadi pilihan. Blog itu hidup dan merajai media online gorontalo. Bahkan website besar mampu saya kalahkan dengan blog itu. Ada pula seorang yang datang ke saya mau diakusisi 4 juta blog tersebut. Saya ketika itu memang punya idealis ngeblog. Saya tak mau dibeli. Karena blog itu sudah populer dan pengunjungnya sudah mencapai jutaan view dan beberapa bulan saja. Ketika itu memang desain blog saya sangat mirip dengan website. Terus dia tanya, itu website pesan dimana. Saya senyum-senyum dan menjawab, itu hanya blog mas yang saya pasang domain saja.

kalau dipikir-pikir, sebenarnya kalau sudah pakai domain profesional, status blog kita udah jadi website. Tapi, orang-orang pada ngak mau kalau blog menyaingi website besar-besar. Hehe... ini soal gensi saja barangkali. Ngak masalah asal blog itu berkualitas. Itu kok yang terpenting.

Okey, lupakan soal itu. Pertanyaanya, mana yang bagus. Apakah domain dot com yang berbayar atau tetap bertahan di blogspot dot com. Saya akan mulai dari domain berbayar.

Domain berbayar ( com, net, info, web.id , dll )
Menggunakan domain berbayar itu bagus. Karena dengan itu kita ngeblog lebih bersemangat. Itu juga tandanya kamu seorang blogger yang serius untuk ngeblog. Kamu dianilai sebagai sosok blogger yang punya tanggung jawab besar. Mau gimana lagi, kan kamu sudah mengeluarkan anggaran untuk domain. Sayang dong kalau blognya kosong, ngak ada isi artikelnya. Jadi, dengan adanya domain berbayar, kita akan menjadi motivasi menulis. Dan itu hal positif bagi sebagian orang. Mungkin juga kamu.

Keuntungan lain yang diperoleh dari domain berbayar adalah gensi di sebuah lomba blog. Kamu bisa bayangkan dalam sebuah kompetisi blog, kamu adalah salah satu blogger yang profesional, menggunakan domain berbayar. Tentu kamu satu level lebih tinggi tingkat profesionalitasnya dari yang lain. Sebelum membaca artikel di blog, setidaknya tim juri sudah menimbang-nimbang, ini domain berbayar dan penulisnya orang profesional. Blog itu tenu dianggap blog premium, yang memang serius digarap oleh tuannya. Nah, itu berarti sebelum menilai artikel, biasanya domain berbayar jadi pertimbangan juara dalam sebuah kompetisi. Meskipun itu bukan hal yang mutlak. Masih ada sub penilaian lainnya.

Saya pernah mengikutkan blog saya yang menggunakan domain berbayar ke sebuah kompetisi. Ketika itu lomba artikel menulis isu TBC Indonesia. Tak disangka-sangka, saya alhamdulilah juara 1. Blog itu adalah si->>( www.cahayapena.com ). Nah, blog ini juara satu dan menjadi blog bergensi di antara peserta lain. Karena satu-satunya peserta yang menggunakan blog profesional. Terlepas dari artikel saya yang ( katanya) menarik, besar dugaan saya mereka juga mempertimbangkan kualitas blog baik konten dan keseriusan isu yang saya angkat. Dan saya mendapatkan hadiah 1 juta dalam serial tulisan edisi ke delapan. Saya langsung dihubungi panitia. Katanya artikel saya yan g berjudul, "Pasien TBC, mereka bukan Zombie" menang. Berselang beberapa hari uang dikirim ke account bang BNI saya. Jadi, itu untungya kalau pengguna domain berbayar.

Dari pengalaman ini saya termotivasi agar berusaha tetap menggunakan domain berbayar. Setiap tahun saya jaga domain blog agar tidak mati begitu saja. Karena saya tahu, blog itu produktif, dan mau atau tidak, haknya untuk mendapatkan perpanjangan domain harus ada. Karena blog itu sudah kasih saya rejeki.

Selain kelebihanannya, ada juga kekurangannya. Blog yang terpasang domain berbayar itu menghabiskan anggaranmu. Paling sedikit kau harus mengeluarkan dana 110 ribu per tahun. Artinya, kalau menurutmu itu murah, ya silahkan saja. Tapi bagi blogger yang ngak punya penghasilan lewat blog, pasti itu terasa berat. Mana kita harus bayar pajak motor, bayar perpanjangan sim, beli bensin, ganti oli setiap bulan. Nah, belum kalau udah punya keluarga biaya ini dan itu. Pasti bakal ribet dong.

Tak hanya itu, masih ada lagi. Kekurangannya adalah matinya sebuah link. Maksud sampean apa? Maksud saya gini. Kita nih kan manusia, pasti ada juga matinya. Kita tak pernah tahu kapan kita meninggal dunia. Entah besok atau tidak. Kalau panjang umur Alhamdulillah, kalau ngak, ya terpaksa blog kita mati. Dan akibatnya, amal tulisan kita berhenti. Padahal, kita ngeblog bukan sekadar bersenang ria, tepos sana sini. Tapi kita sebagai blogger dakwah. Sebuah kerugian bagi kita yang sudah susah capek nulis, lalu tulisan kita yang mengandung amal itu mati begitu saja.

Pernakah kamu berpikir, "Nanti setelah kita mati, siapa yang bayarin domain? Ngak ada kan?! Itu artinya blog kamu mati.
Berbeda dengan blogger yang menggunakan hostingan blogspot. Ngak ada yang perlu dikhawatirkan. Link-nya tetap hidup sampai kapanpun. Kecuali google bangkrut, barulah blogspot ditutup buat selama-lamanya. Semala google berjaya, selama itu pula blog kamu akan menggantung di dunia maya. Meski kau sudah berkalang tanah.

Kita kan berharap, setelah kita berakhir di dunia ini, biarlah tulisan kita jadi amal jariyah di blog. Ingat! pesan kebaikan yang kita sampaikan lewat blog itu jangan dianggap remeh. Itu aset pahala lhoe buat kita. Bayangkan, jika setiap hari ada yang menemukan hidayah, atau paling tidak pencerahan dari blog kita. Tentu kita yang sudah wafat masih juga dapat pahala. Iya kan?

Jadi, kesimpulannya: semua kembali ke pribadi blogger masing-masing. Kalau saya sih memakai keduanya: domain berbayar dan blogspot. Domain berbayar ( www.cahayapena.com ) saya khususkan untuk lomba dan usaha kecil-kecilan. Sedang idrusgorontalo.blogspot khusus untuk merekam jejak perjalanan hidup dan media penyampaian ide.

Sekarang terserah kawan blogger. Semua pilihan ada di tangan kamu masing-masing. Yang jelas keduanya ada sisi manfaat dan kekurangannya. Saya sarankan sih baiknya memakai keduanya' blogspot atau berbayar. Itu bisa saja. Manfaatnya kita bisa dapat poin dari Allah, dan koin dari lomba blog. Hehe... iya kan?

Okey sahabat...., saya kira ini ulasan sederhana dari saya, semoga bermanfaat. Soalnya sudah sedikit ngantuk ketika menulis catatan ini. Wassalam..
Join Telegram @Idgorontalo @Idgorontalo

3 Komentar

  • kokonata 21/8/15 4:08 PM
    Sebelum mati, blog-nya diwariskan dulu sehingga diteruskan oleh si pewaris ^_^
    • AdminWeb 21/8/15 5:59 PM ?
      Iya... blog warisan... siapa tahu bisa mengalir hingga ke generasi ketujuh..!! Ide yang bagus mas...
  • Unknown 31/10/15 8:33 AM
    benar mas Idrus, menjadi sebuah dilema karena domain berbayar tidak akan aktif selamanya. kita juga harus menemukan pewaris yang terpercaya. sayang banget kalau saat kita sudah mati, domain juga mati. tulisan hilang dari indeks google.
Cancel