Puisi Tentang Ibu Karya KH. Mustofa Bisri dan Maknanya, Sangat Terkenal

Puisi Tentang Ibu Karya KH. Mustofa Bisri dan Maknanya
Ilustrasi Tentang Puisi Ibu / Foto Ilustrasi dari Freepik

Puisi tentang ibu merupakan salah satu bentuk penghargaan dan penghormatan kepada sosok yang telah melahirkan dan membesarkan kita. 

Selain itu, Ibu adalah orang yang paling berjasa dalam hidup kita, karena tanpa ibu kita tidak akan ada di dunia ini. Yang perku dihayati bahwa Ibu juga adalah orang yang selalu memberikan kasih sayang, perhatian, bimbingan, dan dukungan kepada kita. Intinya, Ibu adalah sumber inspirasi bagi banyak orang, termasuk para penyair.

Salah satu penyair yang terkenal dengan puisi-puisinya tentang ibu adalah KH. Mustofa Bisri. Beliau merupakan seorang ulama, sastrawan, dan budayawan yang lahir di Rembang, Jawa Tengah pada tahun 1944. 

Beliau juga dikenal sebagai Rais Syuriah PBNU periode 2015-2020. KH. Mustofa Bisri memiliki banyak karya puisi yang menggugah hati dan pikiran pembacanya, salah satunya adalah puisi-puisi tentang ibu.

Puisi Tentang Ibu Karya KH. Mustofa Bisri

Berikut ini adalah puisi tentang Ibu dari penyair terkanal yakni KH. Mustofa Bisri

Ibu, engkau adalah cahaya yang menerangi hidupku

Engkau adalah doa yang selalu mengiringi langkahku

Engkau adalah pelita yang membimbingku menuju kebaikan

Engkau adalah teladan yang mengajarkan aku tentang cinta


Ibu, engkau adalah bunga yang harum dan indah

Engkau adalah senyuman yang menghapus duka dan lara

Engkau adalah lagu yang menenangkan hati dan jiwa

Engkau adalah sahabat yang setia dan tulus


Ibu, engkau adalah mutiara yang tak ternilai harganya

Engkau adalah harta yang tak tergantikan oleh apapun

Engkau adalah anugerah yang tak terhingga nikmatnya

Engkau adalah syurga yang tersembunyi di dunia


Ibu, aku bersyukur kepada Allah atas karunia-Mu

Aku berdoa kepada Allah agar selalu melindungi-Mu

Aku berjanji kepada Allah agar selalu menghormati-Mu

Aku berharap kepada Allah agar kelak bisa bersama-Mu

Makna atau Pesan Moral  puisi tentang ibu karya KH. Mustofa Bisri

Berikut ini adalah pesan moral yang bisa kita petik dari puisi-puisi tentang ibu karya KH. Mustofa Bisri:

1. Menghargai pengorbanan ibu

Puisi yang berjudul "Ibu" menggambarkan betapa besar pengorbanan ibu untuk anak-anaknya. Ibu rela berjuang, bekerja keras, menahan lapar, haus, dan lelah demi kebahagiaan anak-anaknya. Ibu juga tidak pernah mengeluh atau meminta balasan atas apa yang telah diberikannya. Pesan moral yang bisa kita ambil dari puisi ini adalah kita harus menghargai pengorbanan ibu dengan cara bersyukur, berbakti, dan membahagiakan ibu.

2. Menyayangi ibu tanpa syarat

Puisi yang berjudul "Ibu Sayang" menunjukkan betapa besar cinta dan sayang ibu kepada anak-anaknya. Ibu selalu menyayangi anak-anaknya tanpa syarat, tanpa membeda-bedakan, tanpa memilih-milih, dan tanpa mengharapkan imbalan. Ibu juga selalu mendoakan kebaikan dan keselamatan anak-anaknya. Pesan moral yang bisa kita ambil dari puisi ini adalah kita harus menyayangi ibu tanpa syarat juga, tanpa memandang usia, status, atau kondisi ibu.

3. Mengenang jasa ibu

Puisi yang berjudul "Ibu Telah Tiada" mengungkapkan rasa duka dan rindu penyair kepada ibunya yang telah meninggal dunia. Penyair merasakan kehilangan yang sangat mendalam dan menyadari betapa besar jasa ibu dalam hidupnya. Penyair juga berharap agar ibunya mendapatkan tempat yang layak di sisi Allah SWT. Pesan moral yang bisa kita ambil dari puisi ini adalah kita harus mengenang jasa ibu dengan cara mendoakan, mengirimkan pahala, dan menjaga nama baik ibu.

4. Meneladani sikap ibu

Puisi yang berjudul "Ibu Adalah Guru" menekankan peran ibu sebagai guru pertama dan utama dalam hidup kita. Ibu adalah orang yang mengajarkan kita banyak hal, mulai dari berbicara, berjalan, membaca, menulis, hingga berakhlak. Ibu juga adalah orang yang memberikan contoh dan teladan bagi kita dalam berbagai aspek kehidupan. Pesan moral yang bisa kita ambil dari puisi ini adalah kita harus meneladani sikap ibu dengan cara belajar, berkarya, dan berperilaku baik.

5. Memaafkan kesalahan ibu

Puisi yang berjudul "Ibu Maafkan Aku" mengisahkan penyesalan penyair atas kesalahan-kesalahannya kepada ibunya. Penyair merasa bersalah karena telah menyakiti, mengecewakan, dan melupakan ibunya. Penyair juga memohon maaf dan pengampunan kepada ibunya dengan harapan masih ada kesempatan untuk menebus kesalahan-kesalahannya. Pesan moral yang bisa kita ambil dari puisi ini adalah kita harus memaafkan kesalahan ibu dengan cara tidak menyimpan dendam, tidak membalas dendam, dan tidak mengulangi kesalahan.

6. Mendengarkan nasihat ibu

Puisi yang berjudul "Ibu Nasihatkan Aku" menggambarkan betapa bijak dan arif ibu dalam memberikan nasihat dan petunjuk kepada anak-anaknya. Ibu selalu memberikan nasihat yang baik, benar, dan berguna bagi kehidupan anak-anaknya. Ibu juga selalu mengingatkan anak-anaknya untuk tidak melakukan hal-hal yang buruk, salah, dan merugikan. Pesan moral yang bisa kita ambil dari puisi ini adalah kita harus mendengarkan nasihat ibu dengan cara memperhatikan, memahami, dan mengamalkan nasihat ibu.

7. Menjaga hubungan dengan ibu

Puisi yang berjudul "Ibu Rindu Padamu" menggambarkan betapa rindunya ibu kepada anak-anaknya yang telah beranjak dewasa dan berpisah dengannya. Ibu selalu merindukan kehadiran, suara, dan kabar anak-anaknya. Ibu juga selalu menanti-nanti kedatangan dan kunjungan anak-anaknya. Pesan moral yang bisa kita ambil dari puisi ini adalah kita harus menjaga hubungan dengan ibu dengan cara sering menghubungi, mengunjungi, dan menghabiskan waktu bersama ibu.

8. Menghormati keputusan ibu

Puisi yang berjudul "Ibu Izinkan Aku" menggambarkan betapa hormatnya penyair kepada keputusan ibunya. Penyair meminta izin dan restu kepada ibunya untuk melakukan sesuatu yang penting dan berarti bagi hidupnya. Penyair juga menghargai dan menghormati pendapat dan kehendak ibunya. Pesan moral yang bisa kita ambil dari puisi ini adalah kita harus menghormati keputusan ibu dengan cara tidak memaksakan kehendak, tidak melawan perintah, dan tidak mengecewakan harapan ibu.

9. Membanggakan ibu

Puisi yang berjudul "Ibu Bangga Padaku" menggambarkan betapa bangganya ibu kepada prestasi dan pencapaian anak-anaknya. Ibu selalu memberikan pujian, apresiasi, dan dukungan kepada anak-anaknya yang telah berhasil dalam bidang-bidang tertentu. Ibu juga selalu berdoa agar anak-anaknya terus maju dan sukses dalam hidupnya. Pesan moral yang bisa kita ambil dari puisi ini adalah kita harus membanggakan ibu dengan cara berprestasi, berkembang, dan bermanfaat.

10. Menjadi anak yang sholeh/sholehah

Puisi yang berjudul "Ibu Doakan Aku" menggambarkan betapa tingginya harapan ibu kepada anak-anaknya untuk menjadi anak yang sholeh/sholehah. Ibu selalu mendoakan agar anak-anaknya menjadi orang yang taat kepada Allah SWT, rajin beribadah, bertaqwa, dan berakhlak mulia. Ibu juga mendoakan agar anak-anaknya menjadi orang yang berguna bagi agama, bangsa, dan negara. Pesan moral yang bisa kita ambil dari puisi ini adalah kita harus menjadi anak yang sholeh/sholehah dengan cara menjalankan perintah Allah SWT, menjauhi larangan Allah SWT, dan meneladani Rasulullah SAW.