Tips Biaya Kuliah Hemat dan Murah di UGM (Tanpa Beasiswa) - SERIBUPENA.COM

Tips Biaya Kuliah Hemat dan Murah di UGM (Tanpa Beasiswa)

Kalau kamu berasal dari Jawa, tentu persiapannya tidak serumit apa yang dibayangkan. Karena orang Jawa bisa langsung akses ke kampus dengan biaya murah.

Misalnya yang dari Jakarta cukup naik kereta, biaya paling kisaran 80 ribuan khusus kelas ekonomi. Sedangkan yang sudah stay di Jogja tentu akan jauh lebih mudah. Tinggal naik Ojek online bisa sampai dengan cepat.

Nah, bagaimana kalau kamu dari luar Jawa, katakanlah Sulawesi, Kalimantan dan dari pulau lainnya. Tentu ini akan membutuhkan tekad baja untuk bisa berani kuliah di luar pulau. Apalagi kamu yang punya anggaran terbatas dan tidak menerima beasiswa.

Pastinya akan sulit kan?
Berikut ini tips kuliah di Jogja, khususnya Universitas Gadjah Mada (UGM). Mulai dari kedatangan sampai dengan cari kost dan siap kuliah.
Persiapan Anggaran Perjalanan
Demi menghemat biaya perjalanan kuliah, kamu bisa menghitung dulu kekuatan anggaran dan alternatif apa saja yang bisa dilakukan dalam rangka penghematan.
  • Tiket Pesawat
Misalnya,  transportasi pesawat. Kalau kamu ingin naik pesawat dari daerah asal, pastikan memesan tiket jauh-jauh hari, minimal seminggu atau 4 hari sebelum keberangkatan. Agar bisa lebih leluasa dan bisa melakukan perubahan jika ada kendala tiba-tiba. Sehingga uang tiket masih bisa direfund alias kembalikan oleh maskapai sebagian.

Biaya tiket pesawat tentu beda-beda. Kalau dari Sulawesi misalnya, Gorontalo ke Jogya kisaran tiket (2018) sekitar 1,3 Juta normalnya, dan biasanya ada promo paling 1 jutaan atau mentok harga 900-an ribu.

Untuk anggaran tiket bisa di sesuaikan dengan penyedia jasa tiket dan boleh dibandingkan. Silakan pakai beberapa aplikasi dan bandingkan harganya. Teliti mana yang ada promonya.

Alternatif bisa di traveloka, Airy Room atau Nusatrip. Kalau saya biasanya membandingkan harga di 3 aplikasi itu. Harganya lumayan berbeda. Ada yang ngasih promo sampai potongan harga 100ribu-150ribuan. Ya, lumayan buat penghematan.

Itu biaya kalau langsung penerbangan dari Sulawesi menuju Jogya. Nah, ada lagi alternatif tiket pesawat murah. Kamu bisa lewat penerbangan tujuan Surabaya, tidak langsung ke Jogya. 

Biasanya, sebagaimana pengalaman dulu, saya pernah lewat Surabaya dapat tiket 780-an ribu. Harga penerbangan ke Surabaya lebih murah ke Jogya. Mungkin karena lintas penerbangan Surabaya padat sehingga agak lebih murah.

Kalau misalnya lewat Surabaya, nanti dari Bandara naik Grab ke Stasiun Gubeng Surabaya. Biaya Gojek kalau saya tidak keliru 22ribuan.  Nanti di sana beli tiket kereta sekitar 78 ribuan menuju Jogya. Beli tiket kereta lewat traveloka juga bisa. Lama perjalanan Surabaya-Jogya sekitar 6 jam di kereta. 

Tapi jangan khawatir di kereta nyaman kok. Lebih bebas hambatan macet daripada naik mobil travel.

Nanti turunya di Stasiun Lempuyangan. Dari stasiun ini keluar beberapa meter, di jalan raya nanti belok kiri ke arah Malioboro. Tempat wisata populer itu, tahu kan? Yang hobi jalan-jalan ya bisa foto-foto dulu sekalian. Hehe..hehe.. Oke lanjut.

Nah, setelah itu kalian bakal cari penginapan, kost atau bahasa resminya sih pondokan. Okey, kita sepakat saja menyebutnya kost.

Dari area Malioboro, kamu bisa memilih kost kost murah di Jogya di area Pogung Dalangan. Di sini banyak sekali kost-kost terjangkau.  

Biaya transportasi dari Malioboro sekitar 5 ribu-7 ribuan kalau naik Grab. Ketik saja lokasi Masjid Pogung Raya, Mlati Jogya. Ada kok di map.

Nah, di masjid itu bisa naruh barang sementara sambil nyari kost. Di area masjid itu sebenarnya sudah banyak pilihan kost. Tepat di depan masjid ada kost-kost putra.

Nah, bagaimana biaya transportasi ke kampus. Kalau menurut pengalaman saya, biaya dari kost area Pogung Raya, Mlati Jogya menuju kampus itu sekitar 5-7 ribuan. Biasanya berubah-ubah setiap waktu.

Tentu jangan khawatir, karena nanti banyak sekali promo di grab. Dalam sehari sampai tiga kali promo. Cukuplah kalau hanya ke kampus. Saya biasanya dapat promo hanya 2 ribu rupiah setiap pergi ke kampus. Promonya sampai potongan 4-8 ribu per hari.

Alternatif, kamu juga bisa jalan kaki. Dari Pogung bisa jalan kaki menuju kampus lewat jalan tikus. Memotong lewat Mini Market Gading Mas, lurus lalu belok kanan menuju UGM. Bisa kok dijangkau dengan jalan kaki.

Saya kalau lagi kosong promo, pagi-pagi saya jalan kaki saja. Ya hitung-hitungan olahraga. Biar sehat. Nanti, kalau lagi malas jalan naik Grab lagi.

Okey, untuk perkiraan biaya transportasi sudah saya share ya. Mulai tiket pesawat sampai ke tempat kost dekat Universitas Gadjah Mada serta biaya transportasi ke kampus. Sekarang kita lanjut bahas biaya kost.
  • Anggaran Kost di Jogya dekat UGM.

Biaya kost tentu variatif ya. Ada biayanya 300 ribu per bulan ( termasuk biaya listrik sudah di situ), ada juga yang yang harganya 450 ribu ( Di luar biaya listrik) ada juga yang 500 ribu kamar mandi dalam dan listrik paling ditambahkan biaya 30 ribuan.

Kalau menurut pengalaman, saya tinggal di Kost di Pogung Dalangan, dekat masjid yang saya sebutkan, Masjid Pogung Raya.

Di area Pogung ada beberapa kos yang saya kenal yang relatif murah. Plus ada jaringan wifi kalau mau.

Kost Wisma Sididar
Biaya kost ini sekitar 450 ribu per bulan. Biaya listrik dikenakan 20-50ribuan. Ya tergantung barang yang kita pakai. Misalnya rice coocker atau alat lainnya yang menguras energi listrik yang besar. Sayangnya kost ini hanya untuk laki-laki.

Tapi jangan khawatir, di depan dari Wisma Sididar ini, ada kost-kost khusus perempuan. Kost seperti rumah warga. Tidak kelihatan seperti kost. Tapi memang menerima kost putri saja.

Kost Bu Tuty

Kalau kost bu Tuty ini adalah kost yang saya tinggali. Di sini bisa nge-kost suami istri. Maksudnya dibolehkan bagi pasangan suami istri. Kalau misalnya bawa keluarga biayanya bertambah sedikit dari normalnya. Syarat bagi suami istri ya bawa buku nikah pas mau nge-kost.

Saya sendiri cuman bayar 300 ribu per bulan. Jadi pertama kali sebelum cair uang beasiswa, saya bayar hanya sebulan dulu. Setelah beasiswa LPDP saya cair, saya langsung bayar untuk genapkan 6 bulan.

Biaya per tahun sebenarnya hanya 3, 5 juta. Karena saya harus menghemat beasiswa, saya hanya bayar 6 bulan saja dulu. Kebetulan waktu itu cair beasiswa sekitar 20 jutaan. Dan masih diperuntukkan ke hal yang manfaat lainnya, jadi kost segitu saja dulu.

Nah, bagi kamu yang tidak sedang dibiayai beasiswa, boleh bayar per 3 bulan. Jelasnya 900 ribu per tiga bulan. Itu sudah termasuk listrik. Asal jangan bawa kulkas ke kamar, nanti kena chars biaya listrik. Kalau rice cooker, laptop, dan nge chars hape atau dispenser atau lainnya bisa.

Oh iya, saya sarankan, jangan melihat kost-kost yang  ada di aplikasi tante kost atau sejenisnya. Karena harganya jauh lebih mahal. Ya kalau memang tak mau ribet, ya sudah pake aplikasi kost, cari aja di playstore.

Di aplikasi sudah ada tawaran harga kost. Ada 450ribu sampai 1,5 jutaan per bulan. Bolehlah sebagai perbandingan. Juga memudahkan bagi yang tidak mau rumit cari kost.

Harganya lumayan. Biasanya per 6 bulan harus bayar sekaligus, ada juga yang harus dibayar per tahun. Saya serahkan kepada kamu saja, sesuai kemampuan tentunya.

Itu perkiraan biaya kost ya. Kalau misalnya mau lebih rinci, kamu juga bisa gabung di grub-grub facebook khusus info kost Jogya. Lengkap infonya di sana. Sampai yang jual peralatan kost  juga ada di sana.
  • Biaya Kuliah di UGM.

Soal biaya kuliah di Universitas Gadjah Mada bisa beragam. Tergantung kamu milih jurusan apa. 

Tentu kalau memilih jurusan kesehatan biaya jauh lebih mahal. Paling murah biasanya program studi tentang Sosial Humaniora. Semisal sastra Inggris, Indonesia, Antropoli, Sejarah dan kelompok ilmu lainnya yang sejenis. Itu pun mesti harus sesuai biaya standar uang kuliah Tunggal.

Uang kuliah tunggal biasanya pas melakukan registrasi online akan muncul biaya SPP-nya berapa. Ya tergantung kamu milih jurusan apa.
Kalau saya, kuliah S2, Pogram Studi Ilmu Sastra, peminatan Sastra Inggris. Biaya kuliahnya lewat jalur kerja sama (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan). Sekitar 9,5 jutaan. Kalau ditotal dengan biaya registrasi online 500 ribu, jadi sekitar 10 jutaan biaya masuk.

Kalau S1 perkiraan biaya mungkin boleh sediakan 6 jutaan. Karena itu tarif tinggi untuk UKT. Beruntung kalau masuk di kelas subsidi. Ya paling bayarnya 1, 5 jutaan per semester atau paling 2, 5 juta per semester.

Itu khusus biaya kuliah ya. Untuk lebih rincinya nanti saya akan buat artikel khusus bahas biaya kuliah dari S1 sampai biaya S3 di UGM.  Sekaranga kita bicara soal biaya buku saat dipake kuliah.
  • Biaya Buku Kuliah di UGM

Kampus UGM punya penekanan terhadap budaya baca yang kuat. Setiap mahasiswa dalam satu semester itu akan menerima silabus perkuliahan dan di sana akan terinci daftar buku yang harus dihatamkan selama 1 semester. Biasanya 1 mata kuliah bisa mencapai 3- 7 buah buku.

Bayangkan saja, kalau sekiranya ada 7 mata kuliah, dikalikan dengan 7 buku maka ada 49 buku dalam satu semester yang harus habis dibaca.

Sehingga, dengan begitu, mahasiswa tidak punya ruang menghabiskan waktu berfoya-foya. Mahasiswa akan cenderung memilih di perpus atau di taman sambil bahas buku materi kuliah. Dan lupa untuk sekedar clubbing atau pesta pora.

Hasilnya pun bisa diprediksi, lulusan UGM tentu tidak bisa dianggap sepeleh. Dia punya stok pengetahuan yang cukup yang dibelaki oleh kampus. Dan itu mungkin berbeda dari kampus lain.

Biasanya dosenya lagi baik hati. Dia memberikan softcopy buku elektronik atau Page digital Format (Pdf). Biasanya dikirim lewat email dan disebarkan ke sesama mahasiswa. Kalau mau dicetak juga bisa. Di Jogja urusan cetak mencetak buku pdf seperti mencetak buku original.

Kualitas bukunya tentu seperti buku gramed atau toko buku lainnya. Hanya saja, harus nabung yang cukup. Karena biasanya buku pdf-nya halamannya mencapai 400 halaman. Jadi biayanya sekitar 50 ribuan.

Untuk menghemat kamu bisa baca lewat laptop saja. Kalau ada halaman penting, ya cetak yang penting saja, maksudnya materi yang dibutuhkan.

Kalau prediksi saya, minimal dalam 1 semester bisa simpankan biaya buku 1 jutaan. Untuk cetak tugas sekaligus cetak buku seperlunya.

Kalau kamu dapat beasiswa LPDP malah enak. Biaya buku dikasih ke kamu per tahun 10 jutaan. Ya lumayan buat ngeborong buku di bookfair kalau lagi ada. Kan lumayan tuh diskonnya banyak.

Kalau di Jogya ya buku sudah hal biasanya. Mau cari tempat buku murah banyak. Nantilah saya share di artikel selanjutnya tentang tempat-tempat cari buku murah dengan kualitas mantap.

Okey, tak terasa begitu panjang narasi tulisan ini. Pertanyaanya tentang bagaimana kuliah di Jogja, UGM dengan biaya murah sudah dijawab. Ya semoga artikel ini membantu kamu. Kalau memang ada hal yang ingin ditanyakan lebih lanjut ya bisa tinggalkan komentar di bawahya. Salam.

Posting Komentar

7 Komentar

  1. Makasih ya artikelnya, sangat membantu. Kebetulan nih mau s2 d UGM hehe

    BalasHapus
  2. Dari bandara juanda gak boleh pake ojol, nanti drivernya kena masalah. Kalo rame2 bisa naik taksi yg ada di counter2 terminal kedatangan, lumayan bisa patungan. Kalo sendirian naik bus bandara aja, turun luar terminal purabaya biar bisa order ojol

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe... Siasat aja mbak. Hehehe...
      Thanks a lot...

      Hapus
  3. Itu kost 450 mahal juga yaaah, kukira murah juga di sekitar sana

    BalasHapus
  4. Lengkap ini trik kuliah murah di UGM buat perantau dari luar Jawa ya. Kujuga mau kuliah di UGM, keren begitu kampusnya.

    BalasHapus
  5. Wah terima kasih infonya, masih memendam mimpi kuliah lagi..

    BalasHapus
  6. Jurus jitu menjalani kuliah di perguruan tinggi negeri maupun swasta. Semoga dapat beasiswa untuk meringankan beban mahasiswa

    BalasHapus