Iklan

Puisi Motivasi "Pemuda Permata Bangsa" Karya Idrus Dama

Konten [Tampil]
[ Foto Pribadi : Pemuda Sail Raja Ampat Kemenpora @Idrus Dama ]

Saat selesai sholat subuh, saya sibuk mencari buku catatan kecil. Karena dalam buku itu menyimpan narasi dan sekumpulan puisi karangan saya. Rencananya, puisi itu bakal dijadikan lagu. Kebetulan saya ikutan lomba cipta lirik lagu pemuda yang diselenggarakan kemenpora. Setelah dicari-cari berjam-jam lamanya, saya jadi ingat, ternyata buku itu telah hilang saat  liburan di Jakarta.

Jadinya saya stress sendiri di kamar. Ingat buku yang hilang itu saya jadi tidak bernafsu makan. Sebab tanggal 12 desember 2014 nanti, saya harus siap memenuhi undangan kemenpora. Waduh...
Apa saya harus buat lagi ya? Humz seperti iya. Karena itu jalan satu-satunya. Segera saya ambil pena, plus buku catatan harian baru. Hasilnya ternyata bisa menciptakan dua puisi, yakni Pemuda Permata Bangsa dan Mata Sang Pelopor. Semoga puisi ini bisa lolos menjadi lirik lagu pemuda. Amin...

DUA PUISI PEMUDA 

# Pemuda Permata Bangsa

Wahai pemuda pewaris peradaban
Singsingkan segera lengan bajumu
Sambut  hari esok dengan karya-karyamu 
Agar bangsa ini…
Bersinar di dalam hatimu 

Wahai pemuda penggengam masa depan
Berhentilah segera berpangku tangan 
Agar hari esok, musnalah ratapan 
Untuk mereka generasi penuh harapan

Wahai pemuda permata bangsa
Jadilah garuda penuh semangat
Terbang tinggi mengakasa 
Membawa sejuta asa   
Untuk bangsamu yang  perkasa

Oh… pemuda berjanjilah
Oh pemuda bermipilah 
Agar negeri ini selalu tersenyum 

Oh pemuda bergeraklah
Oh pemuda bersinarlah
Layaknya sang Surya!

# Mata Sang Pelopor 

Indonesia..!
Akulah generasi  jujur 
Meski harus bertahtakan kubur
Akan menjaga negeri ini tetap subur
Percayalah…
Karena akulah 
mata sang pelopor !

Indonesia..!
Akulah generasimu yang tlah lahir 
Tak suka berpenyair
Apalagi bermain isu satir
Akulah sang pemikir 
Berjuang sampai titik nadir
Yakinlah…
Karena akulah mata sang pelopor !

Indonesia!
Akulah generasi penuh rencana
Bergerak membangun dari titik bencana
Hingga kau gagah layaknya istana 
Percayalah…
Karena akulah mata sang pelopor

Indonesia!
Yakinlah kau bercahaya
Yakinlah kau  jaya 
Yakinlah… 
Karena akulah mata sang pelopor 

Subscribe Our Newsletter

Related Posts

Buka Komentar
Tutup Komentar

Posting Komentar

Silakan berikan komentar. Centang kotak "Notify me" untuk mendapatkan notifikasi via email jika ada yang membalas komentar.

klan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel